Kabar smeksa — Sebuah kisah penuh ketegangan dan nuansa mistis hadir melalui cerita seorang remaja bernama Gandi, yang tanpa sengaja mengusik sesuatu yang seharusnya tetap tersembunyi. Hidupnya berubah drastis sejak ia mengambil sebuah keris pusaka dari aliran sungai, benda yang ternyata menyimpan kekuatan gaib yang tak bisa dianggap remeh.
Sejak saat itu, hari-hari Gandi dipenuhi teror. Ia mulai mengalami kejadian-kejadian aneh yang perlahan mengaburkan batas antara kenyataan dan ilusi. Sosok-sosok misterius, suara tanpa wujud, hingga peristiwa di luar nalar terus menghantuinya. Ketakutan itu tak hanya menyerang dirinya, tetapi juga mengancam keselamatan ibunya.
Dalam kondisi terdesak dan penuh rasa bersalah, Gandi menyadari bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan semua ini adalah dengan mengembalikan keris tersebut ke tempat asalnya. Perjalanan itu menjadi simbol penebusan, sekaligus ujian keberanian untuk menghadapi konsekuensi dari tindakannya sendiri.
Namun, upaya tersebut tidak serta-merta mengakhiri teror. Justru, kengerian yang dialami Gandi menyisakan tanda tanya, bahwa ada kekuatan yang belum sepenuhnya pergi, dan ancaman yang masih mengintai di balik bayang-bayang.
Kisah ini diangkat ke dalam sebuah film yang disutradarai oleh Dinda Karismaya, seorang murid produksi film SMKN 1 Sumenep. Dengan pendekatan visual yang kuat dan atmosfer yang mencekam, film ini menghadirkan pengalaman emosional sekaligus menegangkan, mengajak penonton menyelami rasa takut, penyesalan, dan keberanian dalam satu rangkaian cerita.
Lebih dari sekadar horor, film ini menyampaikan pesan mendalam tentang tanggung jawab, konsekuensi, dan pentingnya menghormati hal-hal yang tak terlihat namun dipercaya memiliki makna dan kekuatan.
Penayangan film “Kualat” akan dilakukan pada tanggal 31 Maret 2026, di NSC Sumenep, Pukul 19.30 WIB.