Kabar smeksa — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMKN 1 Sumenep tampil kompak mengenakan kebaya sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMKN 1 Sumenep ini menghadirkan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Para anggota DWP tampak anggun dalam balutan kebaya dengan beragam motif, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah.
Ketua DWP SMKN 1 Sumenep, Ida Syafriani, menyampaikan bahwa penggunaan kebaya bukan sekadar simbol, melainkan bentuk nyata dalam meneladani semangat perjuangan Kartini.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan masa kini tetap bisa berkarya, berdaya, dan berkontribusi di berbagai bidang, tanpa melupakan jati diri budaya,” ujarnya.

Kepala SMKN 1 Sumenep, Sucipto, turut mengapresiasi kekompakan DWP dalam memeriahkan peringatan Hari Kartini. Menurutnya, semangat Kartini sangat relevan untuk terus ditanamkan, khususnya di dunia pendidikan.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam mencetak generasi perempuan yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Peringatan Hari Kartini di SMKN 1 Sumenep tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender dan peran perempuan dalam pembangunan.